Alun-alun KBB: Dibangun dengan Gengsi, Ditinggal Tanpa Fungsi


Sebuah ruang publik idealnya menjadi tempat bertemunya warga, pusat interaksi, dan simbol kebanggaan daerah. Namun, apa jadinya jika megaproyek yang menelan anggaran miliaran rupiah justru berakhir menjadi monumen terbengkalai yang dipenuhi sampah?

​Mari kita bedah lini masa perjalanan Alun-alun KBB (Kabupaten Bandung Barat) yang hingga kini nasibnya masih menggantung tanpa kejelasan.

​⏳ Perjalanan Proyek: Ganti Rezim, Ganti Konsep

​2018 (Awal Mula): Ruang publik ini pertama kali digagas dan mulai dibangun pada akhir tahun 2018 di masa Bupati Abubakar. Pada tahap awal ini, proyek tersebut dinamakan "Plaza Bung Karno".

​Maret 2023 (Lanjutan): Setelah sempat terhenti, proyek ini "dihidupkan kembali" di masa Bupati Hengky Kurniawan. Konsep dan namanya pun diubah total menjadi "Alun-alun KBB" melalui skema bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat.

​🛑 Dua Kali Mangkrak & Terbengkalai

​Proyek ini seperti terkena kutukan penundaan, mengalami dua fase mangkrak yang cukup lama:

​Fase Pertama (2019 – 2022): Proyek dihentikan total karena pergantian kepemimpinan daerah, pergeseran prioritas anggaran, dan diperparah oleh pandemi Covid-19. Lahan dibiarkan berupa fondasi kosong selama hampir 3 tahun.

​Fase Kedua (Akhir 2023 – Sekarang): Setelah pengerjaan dikebut sepanjang pertengahan 2023, proyek kembali terhenti menjelang akhir tahun. Diduga akibat habisnya masa kontrak pengerjaan, masalah administrasi, serta masa jabatan kepala daerah yang habis. Progresnya menggantung dan belum selesai 100%.

​💸 Anggaran Fantastis yang Sia-sia?

​Pembangunan ruang publik ini secara akumulatif telah menguras total alokasi anggaran yang sangat besar, berkisar antara Rp11 Miliar hingga Rp16 Miliar:

​Rp3,5 Miliar: Kucuran awal dari APBD Kabupaten Bandung Barat (2018) untuk tahap pembukaan lahan.

​Rp7,8 Miliar s.d. Rp13,2 Miliar: Bersumber dari Bantuan Keuangan APBD Provinsi Jawa Barat (2022–2023) untuk penataan fasilitas.

​🏚️ Kondisi Hari Ini: Rusak Sebelum Berguna

​Sejak akhir 2023 hingga saat ini, status proyek tidak pernah diselesaikan, tidak ada proses serah terima resmi ke masyarakat, dan tidak pernah diresmikan.

​Akibatnya, kompleks bangunan yang telah menelan miliaran rupiah uang rakyat ini perlahan hancur dimakan cuaca, dipenuhi tumpukan sampah, dicoret-coret vandalisme, hingga beberapa bagian atapnya mulai ambruk.

​💬 RUANG DISKUSI:

Uang rakyat miliaran rupiah tertanam di bangunan yang kini menjadi pajangan kosong. Menurut kalian, apa yang salah dari tata kelola pembangunan di KBB? Apakah ini murni masalah birokrasi, atau ego politik "ganti pemimpin ganti kebijakan"?

​Tulis pendapatmu di kolom komentar! 👇

​#DiskusiPublik #BandungBarat #AlunAlunKBB #InfrastrukturMangkrak #KBB #SuaraWarga

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments