Dari sekian banyak diskusi yang kami selenggarakan, setelah pemutaran film Pesta Babi, obrolan kemarin menjadi salah satu yang paling intens dan memakan waktu lama. Jika tidak percaya, seluruh perdebatannya terekam jelas di channel YouTube kami (silakan berkunjung ke sini).
Bukan apa-apa, yang kami persoalkan adalah pekerjaan orang lain yang tak kunjung diselesaikan. Padahal, objek yang terbengkalai itu adalah milik kami—milik kita semua. Dari tingginya intensitas dan panjangnya durasi diskusi tersebut, semuanya bisa dirangkum dalam satu kata saja: "REBUT". Rebut kembali apa yang telah dicuri dari kita, dan hampir saja kita lupakan.
Seperti apa yang pernah dikatakan oleh Milan Kundera:
"Perjuangan manusia melawan kekuasaan adalah perjuangan ingatan melawan lupa."
Persis itulah yang sedang kami lakukan hari ini. Jadi, jika kamu masih bertanya "what is to be done?", jawabannya adalah kami sedang bergerak (on going).
Dalam diskusi tersebut, Vian selaku ketua harian KNPI KBB menekankan pentingnya aksi massa untuk mendorong pemangku kekuasaan agar menjalankan kewajibannya. Sementara itu, @pepep.dw yang berprofesi sebagai dosen sekaligus aktivis, mengajak kita semua untuk lebih sensitif terhadap pola-pola penjajahan dalam tata kelola ruang publik saat ini. Gayung bersambut, @sandi_supyandi.id pun menyatakan siap mengawal perjuangan "merebut" ruang publik yang tak difungsikan ini sampai menang.
Pantau terus pergerakan inj dan tunggu kabar selanjutnya dari kami. See U!
#PerpusdesPadalarang #AlunalunKBB

0 Comments